7.11.2013

22 PNS Satpol PP terima kenaikan pangkat




Sebanyak 22 Pegawai Negeri Sipil (PNS) anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kuningan menerima kenaikan pangkat periode 1 April 2013 di Aula Kantor Satpol PP diserahkan langsung oleh Kepala Satpol PP Deni Hamdani, S.Sos., M.Si, Senin (15/7).
Kasat PolPP menuturkan kenaikan pangkat periode april 2013 tersebut, berasal dari pelaksana Golongan III/a ke III/b sebanyak 3 orang, golongan II/a ke II/b sebanyak 12 orang dan kenaikan pangkat penyesuaian ijazah sebanyak 7 orang.
Dengan adanya PNS yang naik pangkat diharapkan lebih menambah kinerja satpolpp menghadapi tantangan kedepan dengan dukungan pns yang lebih semangat dan berkualitas, demikian harapan Kasat Pol PP disampaikan pada saat penyerhan SK tersebut.
Sementara Kasubag TU Satpol PP kabupaten Kuningan, Anwar Nasihin mengatakan, kenaikan pangkat periode april tersebut sudah berdasarkan pemeriksaan kelengkapan administrasi kepegawaian dan mempertimbangkan kecakapan para pegawai tersebut.
Ke 22 orang tersebut adalah Arif ZA, Bambang S, R. Mulyana, Kawit MS, Ilhan S, Emon S, Uci A, Ucu , Sardi, Ajat, Yudi, Ipin, Sulaeman, Ade R, Deni s, Ucu A.K, Dadan Cahaya, wawan Setyawan, Sutono, Ading Setiadi, Tatain dan  Lina M.saya ucapkan Selatmat ungkap Anwar Nasihin.
Sementara Salah sorang PNS yang menerima kenaikan pangkat  Ading Setiadi menuturkan sangat bersyukur dan gembira dengan diterimanya SK kenaikan pangkat golongan dan menyatakan siap untuk meningkatkan semangat dalam bekerja.(anw)

7.09.2013

Rumah tinggal di rehab total





Sejak 17 Desember 2012 atau bulan Safar 1934 Hijriah, keluarga Anwar Nasihin, S.Kom., M.Si dengan penuh semangat melaksanakan rehab total pembangunan rumah tinggal berukuran 6 x 6 meter berlantai 1, menjadi  10 x 6 meter berlantai 2, di komplek perumahan Pesona Mutiara Kasturi Kuningan.
Pelaksanaan pembangunan tersebut menurut ketua panitia pembangunan Anwar Nasihin saat diwawancara goodnews.com mengungkapkan pembangunan rumah selesai selama 4 bulan dengan perkiraan biaya 150 juta rupiah.
Rumah berlantai 2 ini memiliki  jumlah kamar 3, kamar mandi 2 , jendela 14, loster 51, carport 1 dengan kapasitas masuk 2 mobil dan 3 motor depan rumah dilengkapi dengan taman sekaligus resapan air dalam pembangunannya mendapatakan suntikan dana dari kredit bjb, cengcelengan keluarga, serta sumbangan dana, tenaga dan pemikiran dari keluarga besar Majalengka, Kuningan dan Subang yang tidak terniali harganya.
Yang unik dan menarik dalam pembangunan rumah tinggal tersebut menurut Ida WS sebagai penata rumah adalah selalu mendapakan diskon dan kemudahan pembayaran dalam pembelian semen, sirtu, cat tembok, pembuatan pagar, granit kramik sampai dengan upah kerja dapat pengurangan harga dari Bapak Uli sebagai mandor penyedia tenaga kerja.
Memiliki rumah impian akhirnya akan segera terwujud dengan lokasi strategis 1 km dari pusat kota kuningan akses mudah menuju Majalengka, Cirebon , Subang dan kepentingan ke luarkota  karena berada di jalur Provinsi. (anw)

7.08.2013

Satpol PP selenggarakan rakor trantibum




Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kuningan  selenggarakan rapat koordinasi ketrentaman dan ketertiban umum bertempat di Hotel Ayong  Linggarjati Cilimus Kuningan, senin (8/3/13). Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut dan hadir pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Dandim 0615 Kuningan, Kapolres Kuningan, Ketua Pengadilan Kuningan masing-masing memberikan arahan kepada para peserta rapat koordinasi ketentraman dan ketertiban umum.
Rakor trantibum tersebut diikuti oleh seluruh Camat, Kapolsek, Danramil se Kabupaten Kuningan serta para pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kuningan Kasat, Kasubag TU, Kasie Oprasional Trantibum, Kasie PPK dan Kasie Evaluasi dan Pelaporan, nampak semuanya mengikuti kegiatan rakor secara antusias.
Tujuan rakor trantibum dilaksanakan untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi diantara para pembina dan pelaksana ketentraman dan ketertiban umum di kabupaten kuningan apalagi menjelang bulan suci ramadhan dan idul fitri serta menghadapi pelaksanaan pemilukada pada bulan september.
Pesan penting disampaikan Bupati Kuningan agar para Kapolsek, Danramil, Camat dan Satpol PP siaga menghadapi berbagai gangguan seperti Teroris, pencurian, konflik sara, bahaya minuman keras. Bupati sangat menginginkan kuningan selalu aman tentram damai bagai warganya.

6.06.2013

Komunikasi dengan Bahasa Komando



Pada organisasi apa pun diperlukan adanya komunikasi organisasi, kalau diklasifikasi berdasarkan arah komunikasi maka pada sebuah organisasi ada 4 arah komunikasi, Komunikasi Ke atas, Komunikasi ke bawah, komunikasi ke samping dan komunikasi tanpa arah.
Komunikasi ke atas merupakan komunikasi dari bawahan ke atasan dengan isi pesan berupa laporan tugas yang akan atau telah dilaksanakan.
Komunikasi kebawah merupakan komunikasi dari atasan ke bawahan dengan isi pesan berupa perintah, arahan atau berita.
Komunikasi ke samping merupakan komunikasi sesama rekan kerja di sebuah organisasi dengan isi sharing berbagai permasalahan yang sama-sama di hadapi.
Sedangkan Komunikasi tanpa arah merupakan isu atau gosip yang ada pada sebuah organisasi, tidak jelas arah dan asalnya dari mana.
Ada satu hal yang menarik ketika saya mendapatakan tugas baru sebagai Kasubag TU Satpol PP Kab. Kuningan karena pada organisasi Satpol PP dalam berkomunikasi menggunakan bahasa komanda, baik ke atasan, bawahan atau sesama rekan. Termasuk ada bawahan saya yang menerapkannya kepada saya, berikut beberapa kalimat yang sering digunakan.
 Lapor Dan                              :  artinya lapor komandan, memiliki makna bahwa bawahan akan menyampaikan pesan kepada atasan.
Izin Balik Kanan Dan            :  maknanya bahwa bawahan minta izin ke atasan untuk kembali ke temat tugas masing2 atau bisa juga izin untuk pulang.
Izin Mendahului Dan             :  Bermakna bawahan izin mendahului meninggalkan tempat.
Perintah Dan                          :  ketika bawahan minta tugas atau perintah dari atasan.
Perintah lanjut Dan               :  Pada saat bawahan telah menyelesaikan perintah dari atasan kemudian menanyakan lagi barangkali ada tugas/perintah lanjutan.
Laksanakan                            :  Perintah dari atasan untuk bawaahan agar segera memproses tugas.
Nihil/negatip                           : Jawaban dari atasan kepada bawahan bahwa tidak ada lagi perintah.

Masih ada lagi kalimat-kalimat yang dipakai oleh polpp dalam berkomunikasi, setelah dirasa dan di amati oleh saya bahwa penggunaan bahasa komando memiliki dampak penekanan terhadap pesan yang disampaikan lebih jelas dan tegas, Merdekaaa...!